KHOZINATUL ASROR 001 MUQODDIMAH 02
KHOZINATUL ASROR 002
“KATA PENGANTAR”
(وأما) جميع السور القرآن مائة وأربع عشرة سورة بإجماع من يعتد به وقيل ثلاث عشرة بجعل الإنفال وبراءة سورة واحدة فأفضلها وأعظمها فاتحة الكتاب وسرة الإخلاص عند العلماء الـمحققين من الأئمة الأعلام اسكنهم الله فى أعلى الـمقام لقول العليم العلام (وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِنَ الْـمَثَانِى وَالْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ) ولقوله عليه الصلاة والسلام : والذى نفسى بيده مانزل من التوراة ولا فى الإنجيل ولا فى الزبور ولا فى القرآن مثلها وإنها السبع الـمثانى والقرآن العظيم الذى أعطيته. ولقوله عليه الصلاة والسلام : إذ قال له رجل يارسول الله أى سورة فكى القرآن العظيم قال : قل هو الله أحد. قال فأي آية فى القرآن أعظم؟ قال آية الكرسي الله لا إله إلا هو الحي القيوم.
Adapun seluruh surat yang ada di dalam Al-Quran berjumlah 114 surat, menurut kesepakatan para ulama’. Namun ada pula yang berpendapat bahwa seluruh surat didalam Al-Qur’an berjumlah 113 surat, dengan alasan bahwa surat al-Anfal dan At-Taubah merupakan satu surat, karena di At-Taubah tidak diawali dengan basmalah seihingga masih dianggap keluarga surat sebelumnya yakni surat al-Anfal.
Dari sekian banyaknya surat ada beberpa diantaranya yang paling utama, paling agung, yaitu surat al-Fatihah, disusul kemduian surat al-Ikhlas, menurut pendapat ulama’ ahli hakikat, ulama’ tertinggi diantara prediket para uama’ (semoga Allah menempatkan mereka ditempat yang tertinggi) Allah berfirman : “Dan sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu (Muhammad) tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan (memberimu) al-Qur’an yang agung” (Al-Hijr : 87)
Rasulullah ﷺ bersabda “Demi Dzat yang mana diriku ada didalam kekuasaan-Nya tidak satupun wahyu yang diturunkan baik didalam Taurat, Injil, Zabur maupun Al-Qur’an yang sepadan dengan surat tersebut. Surat itu adalah As-Sab’ul Matsani dan Al-Qur’an yang agung.
Ada salah seorang bertanya kepada kanjeng Rasul ﷺ “Ya Rasul surat apakah yang paling agung di dalam Al-Qur’an itu?” Kanjeng Rasul ﷺ menjawab ”Qul Huwallohu Ahad ” lelaki itu bertanya lagi “Lalu ayat apa yang paling mulia ya Rasul ﷺ” Kanjeng Rasul ﷺ menjawab “Ayat Kursi, Allohu laailaahailla huwal hayyul qoyyumu.”
(وأما) جميع آيات القرآن العظيم فستة آلاف وستمائة وستون آية على القول الـمشهور فأعظمها وأفضلها وأشرفها آية الكرسى كما سياتى فى الأحاديث فى بحثها إن شاء الله تعالى (ولـما) وجدت أعظمية فاتحة الكتاب وآية الكرسى وسورة الإخلاص وأعظمية فضائلها وأكثرية فوائدها وأعجبية أسرارها وأشرفية خصائصها وأزيدية بركلتها بالأحاديث الصحيحة الواردة عنه عليه الصلاة والسلام والبشارة العظمى لـمن قرأها باخباره عليه أكمل التحيات وأزكى السلام وكذا وجدت كثيرا من الأحاديث فى فضائل سورة يس وسورة الفتح وسورة الواقعة وسورة الـملك والنبأ والضحى وألم نشرح وسورة القدر وسورة لم يكن وإذا زلزلة والكوثر وقل ياأيها الكافرون وسورة إذا جآء والـمعوذتين وبعض الآيات مثل آمن الرسول وثلاثة من أول الأنعام وآيتين من آخر براءة وآخر الحشر وغير ذلك من السور والآيات وكذا وجدتُ كثرة مُداوَمتِه عليه الصلاة والسلام صباح ومساء فى الأيام والليالى عن هذه الفضائل والأسرار وأوامره عليه الصلاة والسلام بالتعلم والتعليم والتبليغ إلى الرجال والنساء والصبيان والجيران ووصيته عليه الصلاة والسلام بكثرة دوامهم عليها ثم الصحابة والعلماء الأسلاف والاخلاف قد تعاهدوا قراءتها ليلا ونهارا وبينوا كيفية قراءتها وأعدادها وأوقاتها وبعض أوفاقها وفوائدها فحثوا أولادِهم وإخوانِـهم على كثرة قرائتهم إياها على الدوام وجبت العناية بالقدر الـممكن فاستخرجت الله تعالى وله الحمد أَنْ أجمعَ الأحاديث الصحيحة الواردة فى ذلك وإن لم أكن أهلا لـما هنالك من التفاسير وكُـتُب الأحاديث وأقوال الأئمة فى علم الخواص لتسهيل الـمطالعة على الطالبين الراغبين فى قرائتها ولينالوا بها فى الدارين نفعا كثيرا وأجرا عظيما. فإن أفضل ما يتوسل به إلى نيل الغفران وأعظم ما يتوصل به إلى دجول الجنان قراءة كتاب الله الذى هو أبهر حجج (قرآنا عربيا غير ذى عوج) وتلاوة القرآن ذروة سنام الأذكار وأفضل عبادة الإخبار فجمعتُ فى هذه الصحائف مايسره الله تعالى وسمتُيها (خزينة الأسرار جليلة الأذكار)
Adapun seluruh ayat yang ada di dlama Al-Qur’an jika di kumpulakan aka jumlahnya da 6666 (enam ribu enam ratus enam puluh enam) ayat. Ini menurut qaoul yang masyhur (terkenal). Sedangkan ayat yang paling utama, paling agung, paling mulia yaitu Ayat Kursi, seperti keterangan dari beberapa hadits yang akan kami bahas di bab tersendiri, Insya Allah.
Ketika kami (Muallif / pengarang kitab : Sayyid Syekh Muhamad Haqqi An-Nazili) menemukan keagungan surat pembuka kitab (al-Fatihah), Ayat Kusi dan surat al-Ikhlas dan keagungan, keutamaan, yang paling banyak faedahnya, penuh dengan keajaiban yang bersifat rahasia, khasiat yang mulia, penambah keberkahan sesuai hadits yang sahih yang bersumber dari Kanjeng Rasul ﷺ kepada orang yang membacanya atas dasar hadits darinya (ya Allah, sampaikaanlah kepadanya ﷺ penghormatan / penghargaan da keselamatan yang sebersih-bersihnya). Semua itu kami dapaka dari hadits-hadits terutama keutamaan surat Yasin, surat Al-Fatah, surat Al-Waqi’ah, surat Al-Mulk, surat An-Naba’ surat Ad-Dluha, surat Alam Nasyroh, surat Al-Qodr, surat Lam Yakun, Idza zulzilat, al-Kautsar. Qul YA Ayyuhal kafiruun, surat Idza Jaa-a, surat Mu’awidzatain dan sebagian dari ayat seperti Amanar Rosulu dan 3 ayat dari awalnya surat Al-An’am, dua ayat dariakhir surat Baro-ah, akhir surat al-Hasyr dan lain-lain.
Demikian tadi kami temukan hadits-hadits yang menerangkan tentang keutamaan memperbanyak bacaan surat/ayat yang bersumber dari kanejng Rasul ﷺ ada yang dibaca dikala pagi dan senja, ada pula yang dibaca dikala siang dan malamnya, itu semua anjuran dari Rasul ﷺ untuk disampaikan, ditularkan, diajarkan kepada umat muslim laki-laikida perempuan, kepada anggota keluarga, sanak saudara, tetangga. Dan wasiyat dari Rasul ﷺ kepada para sahabatnya kemudian kepada para ulama’ salaf. Kemudian kepada ulama’ kholaf untuk memperbanyak membaca secara melanggengkannya (sitiqomah) dalam menjaklankannya. Mereka benar-benar berpesan bahkan berjanji untuk membacanya suang dan malam. Mereka juga menjelaskan tata cara mengamalkannya, berapa jumlah bilangannya, waktu yang tepat untuk membacanya, dan ada sebagian wifiq serta faedahnya. Maka dari itu anjurkan (pula) wasiat ini kepada anakp-anaku, saudara-saudaramu untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an dengan sekuat tenaga, sebab hanya dengan berpegang teguh kepadanya lah kita bakal mendapat pertolongan.
Dari pembahasan diatas maka muncullah rasa Syukur kepada Allah dan bagi-Nya segala puji. Sesunggunya semua hadits sahih adanya, namun kiranya kami bukanlah ahli dalam hal itu (bukan ahli hadits) ataupun ahli tafsir. Kami tulis hadits-hadits dan pendapat para imam / pemimpin umat yang memahami ilmu secara khusus untuk mempermudah pemahamannya bagi para pecinta dan untuk memperoleh derajat mulia dan pahala yang agung di dunia dan akhirat. maka sebaik-baik wasilah untuk menggapai ampunan atau maqom yang luhur adalah dengan dengan membaca Al-Qur’an yang jargonnya kondang kaonang-onang yang tiada kesalahan / keraguan sedikitpun didalamnya. Firman Allah yang artinya “Al-Qur’an dengan bahasa arabnya yang tidak bengkok sedikitpun”
Al-Qur’an merupakan puncak gunung dzikir dan sebaik-baik ibadah yang terpilih. Maka, kami mengumpulkan beberapa lampiran itu (dari hadits-hdits dan qaul para ulama’) dalam satu buku. Semoga Allah memudahkan langkah kami ini, dan kami berinama buku itu dengan sebutan “KHOZINATUL ASROR” Gudangnya beberapa rahasia.
جمعتُـها بتوفيق الله الحليم الستار وبهمة حبيبه سيد الأبرار مع قلة بضاعتى وعدم فصاحتى وصناعتى ومنعنى عن الترتيب جنانى خوفا من لؤم الزمان. وهذه الفضائل والإسرار أقدمتنى إلى إيصال إخوانى فقلت الله مُعينى فى تدبير أمورى لان مَن كان لله فالله له ومن يعذرنى فى سهوى وخطئى فنرجو منه العفو والإصلاح (فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللهِ) ولقوله عليه الصلاة والسلام اللئيم يفضح والكريم يصلح لأن الإنسان محل الخطإ والنسيان. وما توفيقى إلا بالله عليه توكلتُ وإليه أنيب.
Dengan pertolongan Allah Dzat yang Maha Penyantun lagi maha Menutupi, dan dengan himmahnya sang kekasih Allah tuan seluruh manusia. Dengan sempitmnya pengetahuan kami serta tidak adanya kefashian dan daya kami sehingga menyebabkan tulisan kami jauh dari tertib (kesempurnaan) karena takut akan cemoohan zaman. Da ini adalah keutamaan dan rahasia-rahasia yang kami dahulukan agar dapat tersampaikan kepada saudara kami. Maka hanya pertolongan Allah-lah yang dapat menolong dan mengelola segala urusan kami. Hanya kepada Allah-lah kami menyerahkan urusan kami dari kealpaan dan kesalahan. Maka dari itu kami berharap ampunan serta kebaikan henya kepada-Nya. “Maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang lain) maka pahalanya atas (tanggungan) Allah” (Asy-Syuro : 40)
Rasulullah ﷺ bersabda “Pengumpat membuka aib orang lain dan orang mulia berbuat baik kepada orang lain, karena manusia adalah tenpatya salah dan lupa”. Dan kami tidak meminta petunjuk kecuali hanya kepada Allah, kepada-Nya lah kami berserah diri dan hanya kepadanya-lah kami kembali.
<<SEBELUMNYA – SELANJUTNYA>

0 Response to "KHOZINATUL ASROR 001 MUQODDIMAH 02"
Post a Comment